Macam pemeriksaan kanker saluran pencernaan
Jenis-jenis kanker gastrointestinal

7 Jenis Pemeriksaan Diagnosis Kanker Saluran Pencernaan (Gastrointestinal)

Posted on

Kanker saluran pencernaan (sering dikenal sebagai kanker GI / gastrointestinal) adalah bagian besar dari berbagai jenis kanker yang menyerang organ-organ pencernaan.

Pemeriksaan ini penting dilakukan mengingat kejadian kanker ini beresiko tinggi atau meiningkat pada orang dengan usia 50 tahun ke atas. Yang menjadi perhatian bahwa penderita tidak mengalami rasa sakit atau tanda-tanda dari gejala selama fase awal penyakit yang mereka alami.

Beberapa macam diagnosis kanker gastrointestinal yang saat ini diketahui dalam ilmu pengetahuan kesehatan antara lain:

Kanker esofagus, adalah kanker di bagian saluran pencernaan bagian atas (area kerongkongan). Jenis kanker ini memang masih sedikit, namun seiring berjalannya waktu, jumlah pasien kanker efofagus semakin meningkat.

Kanker lambung, merupakan jenis kanker yang paling umum kedua di dunia walaupun insidensinya sangat rendah di Amerika Serikat.

Kanker stroma dan usus kecil. Masuk dalam jenis tumor langka dan informasi mengenai penyakit ini masih terbatas.

Kanker hati, merupakan kondisi atau penyakit yang paling umum dijumpai di daerah Asia Timur dan bagi mereka yang memiliki sirosis, akan sangat rentan dengan kanker ini.

Kanker pankreas. Salah satu jenis kanker yang mengakibatkan hal yang fatal jika pengidapnya tidak mendapatkan diagnosis awal.

Kanker kolorektal, merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar atau kolon, atau bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus (rektum).

Kanker anal, sering disebabkan karena virus menular seksual.

Sejumlah pasien mempunyai kecenderungan yang turun-menurun terkait kanker gastrointestinal, hal ini terkait dengan susunan genetiknya.

Kejadian lain mungkin disebabkan karena gaya hidup dan diet. Beberapa faktor yang perlu diketahui dideteksi secara dini antara lain:

  • Pasien menyadari apakah terdapat anggota keluarga dengan riwayat kanker tersebut.
  • Gaya hidup, seperti merokok dan obesitas.
  • Temui dokter untuk mendapatkan penjelasan tentang faktor resiko dan tes-tes yang tepat.

Walaupun telah terdapat riset yang signifikan di dalam dunia kedokteran dalam memahami biologi kanker gastrointestinal selama 30 tahun terakhir, namun kajiannya masih perlu diperdalam lagi untuk menjawab perkembangan jenis penyakit yang menjangkit saluran pencernaan ini.

Contoh dari permasalahan di atas misalnya, sejumlah dokter mempunyai cara pemeriksaan umum untuk mendiagnosis kanker darah. Namun, dalam dekade terakhir, terdapat perubahan terhadap faktor genetika yang telah mengidentifikasi utasi pada jaringan. Akibat perkembangan tersebut, ilmu pengetahuan telah menemukan alat yang lebih baik dalam proses diagnosisnya.

One thought on “7 Jenis Pemeriksaan Diagnosis Kanker Saluran Pencernaan (Gastrointestinal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *