Makan pisang apakah aman untuk asam lambung
Apakah pisang aman untuk penderita asam lambung?

Apakah Pisang Aman untuk Penderita Gangguan Asam Lambung / GERD?

Posted on

Bagi penyintas GERD atau refluks asam yang secara frekuensi sering kambuh, tentu dalam hari-harinya akan sangat hati-hati dalam memilih makanan maupun minuman.

Dengan pengetahuan yang diasah terus-menerus, orang-orang dengan GERD ini pasti akan mencari tahu, bahkan satu persatu, apakah makanan yang ia konsumsi akan membantu atau malah memperparah kondisi gangguan asam lambung yang dialaminya tersebut.

Salah satu yang akan kita bahas pada artikel ini adalah pisang. Penyusun telah merangkum sejumlah sumber yang bisa dijadikan dan akhirnya dapat mengarah pada kesimpulan yang jelas, sehingga nantinya bisa mendapatkan jawaban yang pasti, apakah pisang benar-benar aman dikonsumsi untuk penderita gangguan asam lambung.

Identifikasi Awal Penyintas Refluks Asam dengan Gejala Heartburn

Terdapat sejumlah self-assessment yang perlu menjadi langkah identifikasi awal terkait gangguan sistem pencernaan yang satu ini.

Pertanyaan seperti apakah Anda selalu menyediakan obat antasida yang dikonsumsi secara rutin, apakah saat bangun pagi Anda mengalami sensasi terbakar di bagian kerongkongan atau dada.

Apakah Anda juga merasakan sesuatu yang naik hingga ke kerongkongan setelah makan berat dan terasa pahit dan panas? Jika Anda mengalami sejumlah gejala tersebut, ada kemungkinan Anda sedang mengalami refluks asam. Namun untuk menegakkan diagnosis yang tepat, tentu kami menyarankan untuk mendatangi dokter pribadi Anda untuk sejumlah tes-tes lebih lanjut.

Namun secara sederhana, Anda dapat merujuk pada artikel berikut sebagai pengetahuan bagaimana diagnosis terhadap refluks asam dan GERD diidentifikasi.

Refluks asam atau acid reflux terjadi saat asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, sehingga menyebabkan iritasi di area tersebut. Saat obat yang dijual bebas di pasaran tidak dapat mengatasi permasalahan tersebut, Anda bisa mempertimbangkan pengobatan rumahan dan alternatif lainnya yang sederhana.

Ciri khas penyintas refluks asam yang sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan menghindari makanan maupun minuman yang dapat menjadi trigger atau pemicu refluks asam. Sebagai contoh, makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh dapat melonggarkan tekanan otot sfingter, yang terletak di antara lambung dan kerongkongan.

Saat otot sfingter tidak tertutup rapat, maka akan memungkinkan makanan dan asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga dapat menyebabkan sesuatu yang disebut heartburn. Panas seperti rasa terbakar di area dada bahkan tembus ke punggung adalah salah satu gejala yang disebut heartburn.

Maka dari itu, jika seseorang telah terkena gangguan asam lambung jenis ini, maka langkah-langkah intensif perlu dilakukan untuk menghindari risiko lebih parah yang diakibatkan oleh naiknya asam lambung ke tempat yang tidak seharusnya ditempati oleh zat tersebut.

Apakah Pisang Membantu dalam Mengatasi Heartburn dan Refluks Asam?

Pisang adalah salah satu buah favorit bagi penduduk dengan iklim tropis di Indonesia. Buah ini memungkinkan dapat membantu dalam proses healing banyak macam penyakit, salah satunya adalah membantu dalam situasi jika seseorang terserang heartburn.

Pisang merupakan salah satu jenis buah alkali dengan pH 5,6 yang dapat melawan sensasi terbakar di dada dan perut bagian atas.

Buah dengan sifat rendah asam ini bisa membantu seseorang yang mengalami refluks asam dengan melapisi lapisan esofagus yang teriritasi. Dengan bantuan tersebut, perasaan tidak nyaman yang ditimbulkan akibat heartburn dapat terkurangi.

Pisang Memiliki Serat Tinggi yang Tentu Saja Membantu Penyintas GERD

Buah pisang mempunyai kandungan serat yang tinggi. Fiber pada buah ini dapat membantu memperkuat saluran pencernaan Anda.

Tentu, dengan situasi tersebut, ia akan dapat menangkal gangguan pencernaan.

Serat larut yang terdapat dalam pisang disebut dengan pektin. Ini akan sangat membantu dalam proses pemindahan isi perut melalui saluran pencernaan Anda.

Dengan demikian, proses pembersihan perut dapat terjadi dengan baik, sehingga akan menghindari makanan yang menempel pada dinding-dindingnya yang tentu saja dapat menambah kadar asam lambung dalam proses pembersihannya.

Pisang adalah Makanan Rendah Asam

pH lambung normal adalah 1 s.d. 4. Ini sudah bersifat asam. pH lambung menjadi berkurang karena mengeluarkan asam lambung, yang memainkan peranan dalam pemecahan makanan.

pH pisang adalah 5.6. Nilai pH yang lebih rendah satu pada skala pH berarti keasamannya 10 kali lebih besar, sehingga penurunan pH yang lebih kecil pun dapat menyebabkan peningkatan keasaman yang signifikan.

Dengan menambahkan air dengan rata-rata pH 7, maka mengkonsumsi pisang dengan tambahan air putih akan membuatnya menjadi lebih netral.

Sejumlah orang percaya bahwa mengonsumsi makanan dengan kadar asam yang tidak terlalu tinggi dapat meringankan gejala refluks asam.

Memakan pisang dapat membantu meningkatkan pH isi usus dan mungkin berfungsi sebagai antasida alami.

Makanan dengan kandungan asam rendah dapat melawan refluks asam dengan baik. Karena pisang dapat meningkatkan pH isi usus, ia dapat mengurangi kadar asam di lambung.

Namun, di sisi lain, ini bukan berarti bahwa pisang akan 100% menghentikan heartburn akibat refluks asam, tergantung dari faktor penyerta lainnya. Namun setidaknya, memakan buah pisang dapat mereduksi atau mengurangi gangguan-gangguan tersebut.

Beberapa dekade lalu sejumlah peneliti dari India menganalisis bubuk pisang dan kemudian menemukannya bahwa ia berguna untuk meredakan gejala gangguan pencernaan.

Baru-baru ini, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak pisang dapat membantu mengobati borok akibat obat. Ekstrak pisang bekerja lebih baik dalam penelitian daripada obat penekan asam omeprazole.

Manfaat Pisang untuk Refluks Asam dan Heartburn

Bersyukur sekali kita berada di negara tropis di mana pisang dapat tumbuh subur di atasnya. Pisang merupakan buah yang kaya akan manfaat kesehatan.

Buah-buahan ini dikenal dapat mengatasi depresi, memperkuat tulang, menurunkan tekanan darah, dan melindungi diri terhadap stroke.

Namun, bisakah buah ini benar-benar digunakan untuk perawatan GERD?

Buah Pisang Mendukung Kinerja Sistem Pencernaan

Pisang merupakan buah yang secara signifikan dapat memperkuat saluran pencernaan kita. Gejala refluks asam sering terjadi karena pencernaan yang buruk.

Sederhananya, pencernaan yang buruk menyebabkan gangguan pencernaan.

Pencernaan yang tidak memadai dapat menyebabkan kembung, bersendawa, dan timbulnya gas. Ini menjadi faktor pendukung yang dapat menyebabkan isi perut kembali ke kerongkongan, tentu selain faktor-faktor lainnya yang jika dijabarkan akan memakan pembahasan yang panjang, seperti pola hidup, stress dan sejumlah keadaan lainnya.

Semua langkah yang memperkuat saluran pencernaan atau meingkatkan kesehatan usus akan membantu melawan gejala GERD.

Sifat Antasid Pisang

Buah pisang memiliki kandungan nutrisi penting seperti potasium dan protein. Pisang juga mengandung kalium alkali, sehingga dapat mengurangi keasaman di perut.

Dalam hal mendukung saluran pencernaan, pisang memiliki zat yang disebut belerang dan protein. Ia juga mengandung protase inhibitor yang dapat membantu menghilangkan bakteri berbahaya tertentu di usus.

Pisang juga merupakan buah yang memiliki sumber mineral dan vitamin B6 dimana ia dapat memperkuat esofagus (kerongkongan).

Pisang Mengandung Prebiotik yang Baik untuk Usus

Prebiotik dalam pisang dapat mempromosikan bakteri usus yang baik yang disebut probiotik. Ia berfungsi semacam tempat makan bagi bakteri usus yang sehat.

Mengapa begitu? Karena prebiotik yang terkandung dalam buah pisang akan membantu memfermentasi bakteri baik, sehat, dan esensial di dalam usus. Properti ini dapat meminimalkan kemungkinan refluks asam terjadi.

Sebagaimana diketahui bahwa lambung perlu beroperasi dengan benar dan dapat diandalkan. Mempunyai keseimbangan bakteri makanan yang sempurna di usus akan mendorong lambung yang lebih sehat dan bekerja dengan baik secara keseluruhan dalam sistem pencernaan Anda.

Pisang adalah buah dengan serat tinggi

Fungsi serat pada buah pisang adalah untuk memperkuat pencernaan. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa pisang memiliki kandungan zat yang disebut pektin. Ini adalah semacam serat larut yang bermanfaat meningkatkan keteraturan yaitu dengan melakukan transfer isi perut di sepanjang saluran pencernaan.

Pektin akan membantu gerakan halus yang berada di usus, ia akan mencegah isi perut berlama-lama berada di area tersebut. Dengan demikian, pencernaan akan semakin lancar.

Serat juga berguna sebagai anti refluks asam. Saat makanan tertinggal di perut Anda, maka usus akan terus memproduksi asam, sehingga ini akan memungkinkan peluang Anda untuk mengalami episode refluks asam akan semakin meningkat.

Pisang Mampu Melindungi dari Ulkus

Peneliti berpikir bahwa pisang dapat melindungi diri terhadap ulcer atau ulkus. Sebagaimana diketahui bahwa mukosa lambung ialah selaput lendir tipis yang melapisi lambung.

Mukosa lambung akan membantu memindahkan makanan melalui lambung dan melindunginya agar tidak dicerna oleh cairannya.

Pisang mengandung senyawa yang diduga dapat membentengi mukosa lambung dengan meningkatkan kekebalannya.

Secara fakta memang pisang mempunyai khasiat yang luar biasa. Buah ini sangatlah cocok untuk program diet harian Anda.

Pisang merupakan buah yang dapat memberikan bantuan luar biasa dalam pencernaan. Ia juga menawarkan efek antasida dan alkali yang alami. Tentu saja yang dapat membantu mencegah ulkus.

Ulkus merupakan istilah medis untuk menggambarkan kondisi luka yang terbentuk pada lambung. Umumnya, luka ini terjadi di area lambung atau bagian usus atas kecil yang disebut duodenum.

Walaupun buah ini sangat umum dimakan polos dengan cara dikupas kulitnya, pisang juga sangat bagus untuk sereal, makanan penutup, smootie, dan salad.

Kesimpulan

Tentu saja, Anda dapat menjadikan buah ini dengan memasukkan ke dalam daftar diet harian Anda dalam menangani masalah refluks asam dan heartburn sebagai perawatan.

Selain dimakan secara polosan, Anda juga bisa memanfaatkan buah pisang ini dengan olahan yang masih membawa manfaat, seperti smootie, atau jus.

Pisang dapat dimakan kapan saja dan di mana saja. Pisang dianggap bersifat basa. Ia adalah sumber alami vitamin B6 dan serat. Ia juga membantu menjaga kadar potasium dalam tubuh Anda yang tentu saja sangat baik untuk tulang dan jantung secara umum.

Sumber: nourishdoc
Penyusun: Darwis Suryantoro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *