Sifat-sifat nikotin terhadap masalah gerd
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Faktor Resiko GERD

Hubungan Serius antara Kebiasaan Merokok dan GERD

Posted on

Beberapa penelitian telah menyebutkan hubungan yang erat antara GERD dan kebiasaan merokok, juga telah ditunjukkan beberapa gejala GERD yang lebih serius yang diakibatkan olehnya.

Studi menyatakan bahwa terdapat hubungan erat antara merokok terhadap gangguan GERD. Dari studi tersebut, disebutkan bahwa mereka cukup terbantu dalam rangka pemulihan GERD setelah berhenti merokok.

Penelitiah juga telah menemukan keterkaitan antara merokok dengan beberapa kompilasi terburuk GERD seperti barret esofagus dan kanker tenggorokan.

Berikut adalah kontribusi merokok terhadap GERD:

Sifat Nikotin. Merokok dapat berkontribusi terhadap gangguan GERD karena sifat nikotin yang dapat mengendorkan otot polos di dalam tubuh. Salah satu otot polos yang berfungsi sebagai pertahanan utama GERD adalah otot LES (lower esophageal sphincter) yang merupakan otot berbentuk seperti cincin katup penghubung antara kerongkongan dan lambung. Sfingter bagian bawah ini bertugas mengatur perjalanan makanan dari kerongkongan (esofagus) menuju lambung, serta mencegah datangnya asam balik dari lambung yang merembes ke esofagus. Saat nikotin menyebabkan sfingter bagian bawah menjadi rileks, pada waktu itulah terdapat resiko peningkatan asam lambung yang masuk ke dalam serta merusak esofagus.

Mengurangi air liur. Sebagaimana diketahui, air liur mengandung zat baik untuk menetralkan asam yang disebut bikarbonat.. Bikarbonat dalam air liur ini dapat membantu melawan efek asam balik (refluks) dan GERD. Pada dasarnya saat Anda menelan ludah, air liur ini sudah berperan mengurangi kerusakan asam yang terjadi karena refluks. Orang dengan kebiasaan merokok akan lebih sedikit menghasilkan air liur, sehingga mereka kurang tahan atau memiliki kemampuan yang sedikit dalam menghadapi aliran asam balik ini.

Merokok dapat meningkatkan sekresi asam di lambung. Aktivitas merokok dapat berefek pada terdorongnya lambung untuk memproduksi asam lebih banyak, sehingga dapat meningkatkan resiko cairan lambung yang direfluks menuju esofagus. Merokok juga memungkinkan menjadikan sifat asam lambung lebih kuat dan mempunyai sifat merusak dengan mempromosikan proses transfer garam empedu dari usus ke lambung.

Mengganggu otot-otot esofagus. Selain menyebabkan otot LES menjadi kendor, nikotin juga dapat mengganggu otot-otot yang memindahkan makanan ke esofagus dalam gerakan peristaltik, di mana otot-otot tersebut juga mempunyai peran dalam membantu membersihkan refluks asam dari esofagus.

BERHENTI MEROKOK UNTUK MENGURANGI GEJALA GERD

Bagi Anda yang mengalami gejala GERD dan sebagai perokok aktif. Jawaban dari artikel ini adalah, berhentilah!

Tips-tips ini mungkin bisa Anda terapkan sebagai bagian dari program berhenti merokok Anda:

  • Bicarakan dan konsultasikan dengan dokter Anda perihal obat-obatan yang dapat membantu Anda terapi berhenti merokok, seperti penggantian nikotin atau obat resep yang dapat mengurangi rasa lapar.
  • Set goal Anda berhenti merokok, seperti mengatur kapan tepatnya Anda akan benar-benar berhenti merokok dengan mengatur tanggalnya.
  • Sibukkan diri Anda dengan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang membuat Anda tidak sempat atau tidak terpikir akan merokok. Memperbanyak aktivitas hobi mungkin akan sangat membantu dalam poin ini.
  • Buatlah daftar alasan Anda untuk berhenti merokok. Jika kemudian Anda berhasrat kembali ingin merokok, Anda bisa membuka catatan Anda ini sebagai motivasi.
  • Hindari kegiatan atau aktivitas yang memicu Anda untuk merokok. Seperti misalnya jika Anda pendaki gunung dan sangat tidak nyaman jika Anda mendaki lalu Anda tidak merokok. Pastikan Anda akan naik gunung kembali saat Anda benar-benar berhenti merokok.
  • Penting untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang dekat di sekitar Anda seperti keluarga, kerabat, dan teman-teman terdekat. Mereka dapat mengingatkan Anda ketika Anda sudah tidak mampu menahan hasrat untuk merokok.
  • Siapkan camilan sehat pengganti rokok seperti permen herbal dan buah-buahan yang tidak memicu refluks asam.

Jika Anda serius dengan hal tersebut, bukan sesuatu yang mustahil jika penyakit GERD Anda dapat tertangani dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *