Apa penyebab sakit kepala dan Konstipasi bersamaan
Konstipasi dan Sakit Kepala Bersamaan, Tanda Kenapa?

Sakit Kepala dan Sembelit datang Bersamaan? Waspadai berbagai Penyakit ini!

Posted on

Sembelit atau konstipasi merupakan istilah medis yaitu keadaan di mana seseorang kesulitan buang air besar (BAB). Dikatakan sembelit jika seseorang tidak membuang air besar dalam 3 hari atau lebih, atau kondisi kapanpun di saat mereka mengejan dengan sangat kuat saat ingin membuang air besar.

Kadang-kadang, seseorang mungkin menderita sakit kepala bersamaan dengan kondisi sembelit tersebut. Dalam sejumlah kasus, kedua gejala ini bisa mempunyai gejala yang sama.

Yang menjadi penyebab umum kedua gejala tersebut adalah tidak cukup minum air atau kekurangan nutrisi tertentu. Artinya, minum lebih banyak air dan mengkonsumsi banyak serat bisa mengurangi gejala-gejalanya.

Yang perlu diperhatikan adalah jika kondisi sakit kepala dan sembelit terjadi bersamaan dalam jangka waktu yang lama, ini bisa memerlukan perawatan medis tertentu atau perobahan pola hidup.

Pada postingan ini, kami ingin menyajikan sejumlah kondisi kesehatan terkait dengan 2 gejala di atas beserta opsi-opsi perawatannya.

Apakah Konstipasi bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Tidak sedikit orang yang mengalami sakit kepala juga mengeluh mengalami sembelit. Sebuah studi tahun 2015 telah menyelidiki keterkaitan antara kedua masalah ini.

Para peneliti menilai catatan medis dari 96 anak yang pergi ke rumah sakit mengeluh sakit kepala, 24 menderita sembelit kemudian mendapatkan perawatan yang tepat. Pada konsultasi lanjutan, ke-24 anak-anak itu menunjukkan perbaikan pada sembelit dan sakit kepala mereka.

Oleh karena itu, peneliti dalam risetnya kemudian menyimpulkan bahwa pengobatan sembelit atau konstipasi yang sukses bisa meningkatkan risiko sakit kepala, terutama jenis sakit kepala kronis.

Namun, mereka belum bisa menentukan apakah konstipasi memicu sakit kepala atau konstipasi dan sakit kepala merupakan gejala dari penyebab yang sama.

Seringkali, sakit kepala dan konstipasi timbul sebagai akibat dari kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh atau tidak melakukan diet seimbang.

Kondisi-kondisi yang Menyebabkan Sembelit dan Sakit Kepala

Dehidrasi menjadi salah satu penyumbang hal ini. Kondisi ini terjadi saat seseorang kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkannya. Ini dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi dan sakit kepala.

Kondisi lain yang menyebabkan sembelit adalah kurangnya makan makanan yang mengandung cukup serat. Contoh makanan yang miskin serat antara lain makanan siap saji dan makanan olahan, apalagi dengan kadar gula yang tinggi. Hal ini juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Mengkonsumsi lebih banyak serat, makanan bergizi, dan cairan dapat membantu mengatasi kedua gejala tersebut.

Terdapat pula sejumlah kondisi mendasar yang dapat menyebabkan sakit kepala dan sembelit. Seseorang dengan salah satu dari kondisi ini bisa mengalami kedua gejala yang sama. Kondisi-kondisi tersebut meliputi:

  • Penyakit celiac
  • Gangguan mood
  • Fibromyalgia
  • Sindrom kelelahan kronis

Penyakit Celiac

Penyakit celiac adalah suatu kondisi penyakit autoimun. Seseorang dengan penyakit ini akan mengalami peradangan dan kerusakan usus yang umumnya diakibatkan oleh konsumsi gluten. Gluten merupakan protein yang terdapat dalam gandum dan produk-produk pembentuknya.

Terdapat 3 jenis penyakit ini, yaitu:

  • Klasik
  • Non Klasik
  • Silent

Malabsorsi usus menandai penyakit celiac klasik. Kondisi ini menyebabkan nutrisi makanan tidak terserap dengan baik oleh usus akibat kerusakan yang dialaminya.

Berikut adalah tanda-tanda malabsorsi usus:

  • Diare
  • Feses pucat, berbau busuk, dan berlemak
  • Penurunan berat badan secara dramatis
  • Proses pertumbuhan yang terhambat (pada anak-anak)

Seseorang yang mengalami penyakit celiac non-klasik bisa mengalami gejala gastrointestinal ringan seperti sakit perut dan kembung. Selain, itu, gejala-gejala berikut mungkin juga akan dialami:

  • Kekurangan asam folat dan vitamin B12
  • Anemia
  • Peningkatan enzim hati
  • Migran kronis
  • Kelelahan kronis
  • Perasaan gelisah dan depresi
  • Rasa kesemutan, mati rasa, atau sejumlah rasa sakit pada aera tangan dan kaki
  • Massa tulang berkurang
  • Patah tulang dan cacat enamel gigi
  • Mengalami ruam kulit dan perasaan gatal
  • Kesulitan menurunkan berat badan
  • keterlambatan menstruasi
  • Menopaus dini
Hubungan oenyakit celiac dengan sakit kepala dan sembelit
Penyebab Penyakit Celiac

Sementara itu, penyakit celiac yang bersifat silent mungkin tidak memiliki gejala apapun. Namun, ketika mereka menjalankan diet sehat bebas gluten, akan terjadi peningkatan kesehatan padanya.

PERAWATAN PENYAKIT CELIAC

Satu-satunya pengobatan bagi mereka yang menderita penyakit celicac ini adalah dengan mengikuti diet khusus bebas gluten.

Diet ketat tersebut memungkinkan bisa memperbaiki kondisi usus dan mengurangi gejala gastrointestinal.

Untuk mengetahui lebih lanjut karakter dan metode perawatan penyakit celiac ini, kunjungi bacaan ini.

Gangguan Mood

Mood merupakan keadaan emosional yang bersifat sementara, bisa beberapa menit, bahkan hingga beberapa minggu. Mood ini sering disebut juga sebagai suasana hati.

Gangguan mood seperti depresi dan kecemasan bisa menjadi pemicu sakit kepala dan masalah pencernaan.

Berikut adalah sejumlah gejala-gejala depresi:

  • Suasana hati yang super galau
  • Perasaan sedih, tidak berharga, dan ras abersalah
  • Kehilangan minat dan kesenangan dalam beraktivitas
  • Mengalami insomnia (sulit tidur) atau bahkan kebanyakan tidur
  • Rasa kelelahan, kesulitan berpikir dan berkonsentrasi, dan sulit mengambil keputusan.
  • Gerakan dan bicara yang menjadi lambat
  • Perubahan nafsu makan
  • Pikiran was-was ingin bunuh diri.

Gangguan kecemasan ini sebenarnya terdiri dari beberapa macam. Yang paling umum dari golongan ini adalah GAD atau Generalized Anxiety Disorder. Seseorang dengan GAD akan mengalami kekhawatiran yang berkepanjangan juga berlebihan sehingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

Gejala-gejala yang mungkin dialami ole orang-orang yang mengalami GAD antara lain:

  • Detak atau denyut jantung yang meningkat
  • Rasa gugup dan gelisah
  • Irama nafas yang cepat
  • Otot tegang dan sulit dalma berkonsentrasi
  • Mengalami kesusahan tidur
  • Rasa lemah dan lelah
  • Mengalami berbagai masalah pada sistem pencernaan.

PERAWATAN BAGI PENDERITA GANGGUAN MOOD

Dokter mungkin akan meresepkan obat khusus untuk gangguan depresi atau kecemasan. Tetapi, obat-obatan tersebut juga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam bekerja.

Seseorang dengan gangguan mood mungkin bisa mencoba elakukan terapi bicara, seperti program atau terapi perilaku kognitif.

Fibromyalgia

Keadaan ini ditandai dengan kondisi nyeri muskuloskeletalkronis dengan sebaran yang luas. Gejala umum fibromyalagia antara lain:

  • Rasa lelah yang sangat
  • Terlalu lembut ketika disentuh maupun ditekan
  • Terdapat masalah tidur
  • Masalah pada memori atau daya ingat
Hubunga fibromyalgia dengan sakit kepala dan sembelit
Tanda-tanda Fibromyalgia

Migrain atau sakit kepala tegang mungkin akan dialami oleh orang-orang yang menderita fibromyalgia ini. Keadaan lain yang mungkin menyertainya adalah masalah pencernaan, contohnya adalah sindrom iritasi usus atau GERD.

Pengobatan bagi Penderita Fibromylgia

Latihan fisik seperti aerobuk mungkin bisa menjadi pilihat yang tepat dalam perawatan bagi orang-orang dengan Fibromylgia.

Mereka juga bisa menjalani berbagai pengobatan oral seperti:

  • Duloxetine (Cymbalta)
  • Milnacipran (Savella)
  • Pregabalin (Lyrica)

Selain itu, treatment seperti akupuntur, CBT, dan pijat terapi bisa dilakukan.

Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom ini juga dikenal dengan Chronic Fatigue Syndrome, atau CFS, merupakan kondisi atau keadaan seseorang yang merasa sangat lelah. Ini berdampak pada terganggunya melakukan kegiatan normal sehari-hari.

Sindrom ini dapat menyebabkan sakit kepala dan dalam beberapa kasus, mereka juga bisa mengalami sembelit.

Gejala-gejala lain yang mungkin dialami oleh mereka yang mengalami sindrom kelelahan kronis ini antara lain:

  • Lemah, loyo
  • Merasa kelelahan, bahkan ketika bangun tidur sekalipun
  • Gangguan konsentrasi dan memori
  • Mengalami nyeri pada bagian otot dan sendi

Perawatan bagi penderita sindrom kelelahan kronis

Saat ini belum ada obat khusus untuk penderita CFS. Tetapi ada sejumlah hal yang bisa dilakukan mereka yang mengalami hal ini agar gejalanya menjadi lebih ringan.

Suplemen dan terapi tertentu dapat membantu meringankan gejala ini.

Perlu diketahui bahwa gejala-gejala CFS mungkin akan berbeda yang dialami setiap orang. Dengan adanya perbedaan tersebut, penderita disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar menemukan opsi perawatan yang tepat.

Pengobatan Khusus bagi Konstipasi dan Sakit Kepala

Sembelit dan sakit kepala bisa menjadi efek samping akibat obat-obatan tertentu. 2 jenis obat yang bisa menyebabkan gejala ini adalah statin (kelompok obat penurun kolesterol) dan opioid (golongan obat pereda nyeri).

Jika obat menjadi penyebab sakit kepala dan sembelit secara bersamaan, dokter mungkin akan mengurangi dosisnya, bahkan akan meresepkan obat alternatif.

Jika opsi di atas tidak memungkinkan, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk membantu mengurangi efek sampingnya.

Tindakan Pencegahan

Pastikan untuk cukup mendapatkan cairan dan gizi serta serat yang memadai. Dalam sejumlah kasus, makanan dengan gizi seimbang dan cukup serat bisa membantu mencegah sakit kelapa dan sembelit.

Berikut adalah tips-tips untuk mencegah terjadinya konstipasi:

  • Konsumsi lebih banyak serat
  • Banyak minum air putih
  • Lakukan olahraga sesering mungkin

Sementara itu, makanan yang kaya akan serat meliputi:

  • Polong-polongan, contoh: kacang dan kacang polong
  • Sayuran
  • Biji-bijian

Kesimpulan

Kondisi sakit kepala dan sembelit kadang-kadang bisa terjadi secara bersamaan. Dalam sejumlah kasus, gejala-gejala ini mungkin memiliki penyebab yang sama, yaitu bisa jadi kekurangan serat dan cairan.

Tetapi, terdapat pula beberapa kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan keduanya. Jika hal tersebut terjadi, maka solusinya adalah melakukan perawatan dan pengobatan atas kondisi kesehatan tersebut untuk membantu mengurangi gejala sakit kepala dan sembelit ini.

Dalam kasus lain, sakit kepala dan sembelit dapat terjadi akibat efek samping dari obat-obatan tertentu. Jika ini yang menjadi masalah, maka berkonsultasilah dengan dokter. Dokter mungkin akan melakukan langkah-langkah yang tepat untuk Anda, seperti menurunkan dosis atau meresepkan obat alternatif.

Orang-orang dengan masalah sembelit dan sakit kepala secara terus-menerus atau berulang, harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *