Cara Operasi Fundoplikasi Lambung
Metode Operasi Fundoplikasi untuk Penderita GERD

Tindakan Operasi Fundoplikasi untuk Penderita GERD

Posted on

Bedah fundoplikasi dilakukan dengan melakukan jahitan dan pembetulan terhadap lekukan bagian atas perut (fundus) yang terbungkus di sekitar esofagus, sehingga bagian bawah esofagus dapat melewati terowongan kecil otot perut dengan baik. Proses bedah fundoplikasi ini diharapkan dapat memperkuat katup antara esofagus (kerongkongan) dan lambung, yaitu katup LES (lower esophageal sphincter). Jika katup LES ini kuat, maka ia dapat mencegah asam lambung kembali ke esofagus.

Prosedur operasi ini bisa dilakukan dengan pembedahan di bagian perut atau dada. Namun pendekatan bedah melalui dada seringkali dilakukan jika pasien mengalami kegemukan atau memiliki jalur esofagus yang pendek. Teknik bedah laroskopi mungkin akan dilakukan oleh ahli bedah untuk operasi fundoplikasi ini.

Penderita GERD dengan hiatus hernia juga dapat diperbaiki kondisinya dengan prosedur operasi ini.

JENIS OPERASI FUNDOPLIKASI PADA PENDERITA GERD

Jika yang dilakukan jenis operasi terbuka dengan sayatan yang cukup lebar, Anda mungkin akan membutuhkan beberapa hari perawatan di rumah sakit. Bius atau anestesi dilakukan secara total, di mana Anda akan tertidur saat operasi berlangsung. Proses recovery atau penyembuhan berlangsung kira-kira selama 4 hingga 6 minggu.

Jika operasi yang dilakukan dengan metode laraskopi, Anda akan berada di rumah sakit hanya dalam kurun waktu 2 hingga 3 hari. Sama seperti di atas, anestesi yang dilakukan adalah anestesi umum. Anda akan tertidur sebelum operasi dilakukan. Anda akan membutuhkan sekitar 2 hingga 3 minggu untuk melakukan aktivitas rutin seperti biasanya.

Setelah operasi berhasil dilakukan, Anda mungkin akan diminta untuk merubah pola dan cara makan, seperti mengunyah makanan dengan baik dan sedikit lambat untuk memberi makanan waktu agar turun ke esofagus dengan baik. Anda juga mungkin diminta untuk memakan makanan yang lunak seperti bubur dalam proses penyembuhannya.

Prosedur operasi fundoplikasi paling banyak dilakukan untuk mengobati gejala GERD yang disebabkan oleh hiatus hernia atau hiatal hernia dan belum bisa dikontrol dengan baik oleh obat-obatan. Namun, pembedahan fundoplikasi juga bisa dilakukan meskipun pasien tidak memiliki hiatus hernia sekalipun. Operasi bisa dilakukan jika Anda dalam beberapa kondisi di bawah ini:

  • Perawatan dengan obat-obatan tidak kunjung sembuh meredakan cairan asam lambung Anda yang selalu terefluks ke esofagus (kerongkongan) bahkan hingga ke mulut.
  • Efek samping obat-obatan sudah membuat kondisi Anda semakin memburuk akibat penggunaan dalam jangka waktu yang panjang serta tidak menunjukkan reaksi yang baik terhadap tubuh Anda.
  • Kondisi Anda semakin memburuk karena gejala-gejala seperti sesak nafas, suara parau, dan batuk kering akibat refluks asam semakin intens.

BEBERAPA RESIKO ATAU KOMPLIKASI YANG BISA DIRASAKAN PASCA OPERASI
Resiko dan komplikasi di bawah ini bisa saja terjadi paska dilakukannya operasi fundoplikasi:

  • Kesulitan menelan jika jahitan pada otot yang dimaksud dalam operasi terlalu kencang.
  • Esofagus bergeser keluar dari bagian yang terbungkus oleh katup LES.
  • Heartburn kembali kambuh.
  • Rasa kembung dan tidak nyaman akibat penumpukan gas karena tidak dapat bersendawa.
  • Terdapat gas yang berlebihan.
  • Resiko akibat anestesi (pembiusan).
  • Resiko infeksi dan pendarahan.
  • Operasi fundoplikasi ini ini dalam beberapa kasus mungkin tidak dapat meringankan gejala komplikasi ini, bahkan dapat memperparahnya.

BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN TERHADAP PROSEDUR BEDAH FUNDOPLIKASI

GERD merupakan penyakit yang bisa jadi menyebalkan dan menyakitkan bagi penderitanya. Namun GERD ini bukanlah kategori penyakit yang berbahaya jika Anda dapat menanganinya dengan baik. Operasi bukanlah pilihan terbaik jika Anda hanya mengalami sedikit masalah saat  mengkonsumsi obat-obatan.

Namun, jika kemudian operasi fundoplikasi berhasil, ini mungkin akan mengakhiri proses panjang dari mengkonsumsi obat-obatan. Selalu pertimbangkan berbagai faktor ketika Anda ingin mengakhiri perawatan dengan obat-obatan, seperti biaya, resiko, dan komplikasi akibat operasi.

Sebelum opeasi fundoplikasi dilakukan, biasanya akan dilakukan pre-test untuk memastikan bahwa operasi mungkin membantu menyembuhkan gejala GERD serta diagnosis-diagnosis lainnya agar keadaan tidak memburuh saat dan pasca operasi.

Pembedahan fundoplikasi untuk mengobati GERD jarang dilakukan bagi orang-orang yang:

  • Usia lanjut dan memiliki masalah kesehatan lainnya selain GERD.
  • Memiliki masalah pada gerakan peristaltik kerongkongan yang lemah. Gerakan peristaltik adalah gerakan yang dilakukan oleh esofagus untuk memindahkan makanan dari mulut ke lambung.

Memiliki masalah lain yang mungkin akan memperburuk kondisi saat operasi atau pasca operasi dilakukan.

One thought on “Tindakan Operasi Fundoplikasi untuk Penderita GERD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *